Clubbing Berfaedah

Kok clubbing berfaedah sih? Bukannya merusak fisik dan iman?

Tergantung clubbingnya guys. Kalau clubbing yang “ajep ajep” tentu tidak bermanfaat menurut saya, tapi jika clubbingnya belajar dan berdiskusi bahasa asing, kurang bermanfaat apa coba?

Sebenarnya saya baru tahu mengenai komunitas ini akhir tahun lalu. Komunitas yang bernama Fakta Bahasa. Komunitas yang didirikan oleh kak Erlangga, mahasiswa Teknik Industri IT Telkom. Awalnya Fakta Bahasa hanya sebuah akun twitter yang membahas mengenai bahasa dan budaya yang dibuat oleh kak Erlangga sendiri pada tahun 2012. Karena peminat yang banyak, dibentuklah komunitas Fakta Bahasa yang pertama di Bandung. Komunitas belajar dan diskusi bahasa asing secara tatap muka.

Singkat cerita komunitas Fakta Bahasa pun meluas ke berbagai daerah Indonesia lainnya termasuk Jakarta. Mereka menyebutnya “region“. Diantaranya ada Faba (Fakta Bahasa) regionΒ Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Depok, Solo, dan lainnya.

Mengenai bahasa asing apa saja yang tersedia di Faba, berbeda-beda disetiap region. Contohnya di Faba region Bekasi terdapat bahasa Mandarin, sedangkan di Faba Depok tidak ada. Untuk region Depok terdapat 9Β pilihan kelas bahasa asing, yaitu English Writing, English Conversetion, bahasa Jepang, bahasa Rusia, bahasa Korea, bahasa Prancis, bahasa Jerman, bahasa Arab, dan bahasa Esperanto. Saya ikut Faba yang region Depok walau saya tinggal di Jakarta Selatan. Kok bisa? Karena tidak ada aturan mengenai tempat tinggal di A maka hanya bisa masuk Faba di region A.

Tutor tiap bahasa di Faba Depok kebanyakan adalah mahasiswa. Sebelum membuka pendaftaran anggota, pengurus Faba Depok membuka pendaftaan untuk tutor. Hal itu juga dilakukan oleh Faba di region lainnya. Menjadi tutor di Faba bersifat volunteer sehingga mereka tidak dibayar. Namun keperluan mengajar seperti spidol, bahan materi yang akan dibagikan ke anggota klubΒ ditanggung oleh Faba tiap region.

Menjadi anggota klub di Faba Depok gratis guys. Kalian hanya perlu membayar uang kas sebesar Rp 20.000,- / bulan yang digunakan untuk keperluan mengajar seperti yang saya jelaskan diatas. Di Faba Depok, clubbing diadakan pada hari Sabtu dan Minggu di area perpustakaan pusat UI dan sekitarnya. Jadi setiap kelas kurang lebih dalam sebulan ada 4x pertemuan. Kalau dihitung secara matematika, tiap pertemuan kalian cuma perlu membayar uang kas sebesar Rp 5.000,- , untuk beli cilok saja enggak kenyang ya. Tapi jumlah uang untuk beli cilok enggak kenyang itu bisa menambah skill kita dengan mengikuti komunitas Faba ini.

Kalian tahu sendiri jika les bahasa asing itu tidaklah murah. Ada yang ratusan ribu perbulan, ada yang jutaan. Uang dari mana kalau yang mau belajar itu rakjel (baca : rakya jelata) macam saya? Β πŸ˜₯

Sayangnya terdapat batas usia untuk menjadi anggota Faba. Untuk Faba Depok membatasi usia 15-25 tahun. Sebenarnya karena memang sasaran mereka kaum muda. Ya zaman sekarangkan kaum muda banyak yang nongkrong enggak jelas, dari pada nongkrong enggak jelas mending clubbing cantik bareng Fabakan? Buat yang cowok, clubbing ganteng ya.

Manfaat clubbing di Faba Depok salah satunya nambah skill, biaya terjangkau, nambah teman sehobi, tempat belajar dan diskusinya asik. Area UI itu masih rindang dan sejuk jadi bisa refreshing melihat keindahan alam dan keindahan mahasiswanya.

Anggota Faba Depok itu dari banyak kalangan, ada yang masih SMA/SMK/sederajat, ada yang sudah bekerja, ada juga mahasiswa semester lucuΒ (baca : semester awal) dan semester akhir. Jadi buat kalian yang sudah kepala dua keatas, jangan minder. Seru lho bisa clubbing bareng dedek-dedekΒ gemesh.

Walau bersifat volunteer, para tutor tidak main-main dalam hal mengajar lho. Mereka harus membuat silabus untuk 5 bulan kedepan (1 batch) sebelum mulai pertemuan belajar. Jadi semua materi sudah tersusun rapi oleh para tutor. Gak dapat bayaran tapi kerjanya tetap profesional.

Jadi anggota belajar selama 5 bulan/batchnya. Jika mau lanjut menjadi anggota Faba maka setelah 5 bulan mendaftar lagi. Pendaftaran angggota Faba diadakan setahun dua kali, sekitar bulan Desember dan Juni. Jadi masa belajar kita itu 5 bulan. Untuk Faba Depok, tiap anggota diperbolehkan untuk mengambil 2 kelas bahasa lho. Asik enggak itu? Dengan uang Rp 20.000,-/bulan bisa nambah skill dua bahasa asing.

Belajar di Faba Depok itu enggak main-main karena juga akan diadakan UTS dan UAS serta kuis/ulangan untuk menguji kemampuan anggota. Jadi bukan asal belajar hahahihi terus lupa. Tapi di sini benar-benar dibimbing dengan cara yang seru.

Saya di Faba Depok sudah 3 kali pertemuan untuk kelas bahasa Korea dan bahasa Jepang. Karena di Faba Depok itu belajar bahasa asing dari 0 (baca : nol) sehingga untuk bahasa Jepang untuk saat ini masih review bagi saya. Tapi untuk bahasa Korea, benar-benar saya masih “kosong”. Dan apa perkembangan selama tiga pertemuan ini? Di perteman ketiga saya sudah bisa baca kalimat singkat dalam bahasa Korea walau masih terbata-bata. Padahal hangeul itu baru kenal ya di Faba Depok. Jadi kesimpulannya, di Faba itu kita belajar untuk bisa menguasai bahasa tersebut.

Masih bingung Sabtu dan Minggu mau clubbing di mana? Mending clubbing bareng di Faba guys!


Informasi Fakta Bahasa bisa kalian cari di :

Twitter Fakta Bahasa : @faktabahasa

Twitter Fakta Bahasa Depok : @faba_depok

IG Fakta Bahasa Depok : @faktabahasa_depok

LINE@ Fakta Bahasa Depok : @sbk9097h

Iklan

2 Replies to “Clubbing Berfaedah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s