JODOH KAMU at Entrepreneur Day Unindra PGRI

unindra 3
bapak Rektor Unindra (sumber: @unindra)

Beberapa hari yang lalu ada sebuah acara di kampus tercinta yaitu, “Entrepreneur Day”. Apa itu entrepreneur day? Entrepreneur day sejenis pameran produk “baru” berupa jasa maupun barang yang diadakan oleh dosen dan BEM sepertinya. Jadi di kampus saya itu ada mata kuliah Kewirausahaan 2, yang mengajarkan para mahasiswa untuk menjadi entrepeneur. Jadi produk kita dipamerkan, dinilai, dan dijual di hari itu.

ED 1
sumber : @unindra

Mata kuliah itu diampu oleh beragam semester di tahun ini, kalau untuk program studi pendidikan matematika di semester 8. Dan itulah saya, mahasiswa tingkat akhir. Kebayangkan lagi stress skripsi dan dituntut untuk membuat inovasi produk. Tapi seru juga sih pas hari H, berasa di J-fest (Japan Festival).

Lalu hubungannya dengan jodoh apa? “Jodoh Kamu” adalah nama booth kelas saya. Kenapa namanya “Jodoh Kamu”? Saya juga kurang tahu tapi nama itu bagi saya unik dan “ngejual”. Kan lucu ya kalau ada yang nanya “Jodoh Kamu dimana?” dan saya akan bilang di booth nomor 63 (efek kelamaan jomblo).

Tapi produk kelompok saya tidak ditampilkan karena memang hanya perwakilan saja. Dan sayangnya booth “Jodoh Kamu” dapat tempatnya kurang strategis, jauh dari panggung dan enggak dapat backdrop. Kurangnya itu sih, tempat panggung di ujung depan dan kurang space untuk penonton. Tenda cuma sebaris, dan itu stand dibuat hadap-hadapan di luas area yang tidak seberapa jadi susah buat jalan dan kurnag nyaman untuk lihat-lihat produk. Karena ini booth acara kelas, jadi semua mahasiswa di satu kelas terlibat, jadilah makin ramai.

unindra
sumber : @unindra

Produk yang mereka pamerkan bukan cuma kuliner, namun banyak juga yang menampilkan kerajinan tangan, jasa dan ada satu yang unik yaitu situs media sosial buatan mahasiswa sini yaitu www.papansuara.com dan free ya kalau mau buat akun di sana. Menarik untuk dicoba.

Naluri seorang yang sering ke j-fest, saya enggak bisa diam ditempat. Saya menyusuri semua booth dan menemukan sebuah produk makanan yang tak asing. Ya, sushi tapi Korea versi yang bernama Kimbap hanya Rp 10.000,- dapat 8 potong kimbap yang isinya ayam, sosis, telur dan timun. Kenyang-kenyang~ Tak sampai di sana, saya pun melipir ke booth lain, menyajikan minuman soda dicampur lemon dan irisan lidah buaya dengan harga Rp 5.000,-. Seandainya di j-fest harganya semiring ini ya.

Kenapa entrepreneur menjadi profesi yang diidolakan kaum muda? Sebernarnya bukan cuma untuk kaum muda ya, tapi segala usia yang punya “semangat muda”. Seperti yang kita tahu, semakin ke sini semakin banyak saingan dalam mencari pekerjaan. Walau sudah punya ijazah sarjana pun tidak memastikan untuk dapat pekerjaan yang “layak”. Jadi dari pada mencari pekerjaan lebih baik membuat usaha yang bisa menyerap banyak pekerja bukan?

Susah jadi wirausahawan! Tentunya, karena itu hasilnya pasti “manis”.

Ya begitulah entrepreneur day di kampus saya. Masih enggak tertarik jadi entrepreneur?

13239276_1186657534702431_6142272955076272101_n
sumber : dokumen pribadi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s