Piknik Seorang Diri

Setelah lama menunda, akhirnya gue dan dan seorang teman memutuskan untuk bimbingan ke rumah dospem (dosen pembimbing) pada hari Rabu kemarin. Sayangnya, teman gue berhalangan pas hari H. Gue rada panik karena pada hari Senin, gue sudah mengirim WA ke dospem kalau hari Rabu mau bimbingan ke rumah beliau. Gue enggak tahu rumahnya di mana, belum pernah naik angkot yang di kasih tahukan oleh teman gue yang lain, dan gue juga bingung kalau bimbingan sendirian.

Di Rabu kemarin, gue berencana untuk bayaran kuliah di kampus gue daerah Ranco, lalu ke kampus Gedong menemui teman gue yang mau bimbingan juga, lalu nebeng sama doi naik motor untuk bimbingan ke rumah dospem di Kalisari, Pasar Rebo dan lanjut ke toko buku sebut saja Gramedia Depok. Kenapa ke gramedia? Karena komik yang gue nantikan sudah terbit dari 6 Januari lalu dan kebetulan lagi ada uang. Ya, hitung-hitung buat hiburan gue yang kurang piknik ini.

Gue tipe orang yang merencanakan hari selanjutnya di hari yang sekarang. Maksudnya, gue memikirkan dan membuat list di kepala apa saja yang akan gue lakukan besok. Jadi jika ada sekecil hal yang keluar jalur, semuanya akan berantakan.

Gundah… Gue pun meminta saran ke teman-teman satu kampus gue. Mereka memberi saran untuk tidak menunda bimbingan lagi. Begitupula dengan nyokap gue. Akhirnya setelah dzuhur, gue pun melangkahkan kaki keluar rumah untuk menjalankan rencana gue itu sambil berdoa agar semuanya berjalan lancar.

Sekitar jam 1 siang gue tiba di kampus Ranco. Di depan ruang pembayaran  sudah penuh orang. Gue dapat nomor urut 796 dan saat itu baru sampai nomor 722. Angka 796, 7 + 9 + 6 = 22 = 2 + 2 = 4, wow! Angka 4, angka favorit gue. Lalu gue berpikir lagi angka 7 seperti huruf L, angka 9 seperti huruf G, dan angka 6 seperti huruf B, “LGB”? Lesbi, Gay, Biseksual?  Hemm.. Itu yang terpikirkan, mungkin karena gue punya teman yang seperti itu jadi pikiran gue menjurus ke situ.

Setelah lama menunggu, nomor gue pun disebut. Dengan segera gue masuk ke ruang pembayaran berharap bisa sampai rumah dospem jam 2. Namun sayang, ibu penjaga loket bayaran mendapat telepon dari seorang mahasiswa yang menanyakan tentang jumlah bayaran kuliah yang harus dilunasi. Menunggu lagi pikir gue.

Setelah selesai bayaran, gue bergegas naik angkot menuju Pasar Rebo. Dari sana, gue naik angkot yang menuju rumah dospem yang belum pernah gue datangi rumahnya. Sesampai di rumah dospem, untuk pertama kalinya setelah 4 kali pertemuan, berkas bab 1 sampai bab 3 gue ada yang beliau coret-coret. Rasanya sangat berbunga-bungan saat itu. Tidak sampai 30 menit bimbingan, gue pun pamit undur diri. Beliau bilang jika angkot yang gue naiki tadi sangat jarang. Beliau bilang naik omprengan saja. Omprengan? Yang ada di pikiran gue adalah sebuah metromini atau kopaja. Ternyata bukan, omprengan adalah mobil plat hitam yang memang diperuntukan layaknya angkot. Mungkin seperti mobil jemputan anak sekolah?

Sepulang dari rumah dospem, gue meluncur ke Depok. Rencana turun di gramedia Depok, malah dituruni di sebrang Detos. Karena teman sekelas gue (baca: wanita rembulan) pernah mengajak gue ke Detos, lebih tepatnya ke TMBookstore, gue pun merubah rencana gue. Selain itu harga buku di TMBookstore memang lebih “miring”.

Di TMBookstore, yang pertama gue cari adalah komik ini:

BeautyPlus_20160204193325_fast

Komik berseri yang membingungkan bagaimana caranya mengetahui ini komik volume berapa? Tapi tidak sesulit itu, komik ini memang unik. Seri dapat dilihat dari subjudul komik, abjad pada huruf pertama di subjudul komik.  Jewel Syrup, J abjad ke 10 dari total 26 alfabet. Lucunya, tahun lalu terbit yang bersubjudul Knocking Egg, volume 11.

Setelah mengambil komik tersebut, gue pun menuju ke bagian bahasa Jepang. Kegagalan gue di tahun lalu membuat gue ingin belajar lebih lagi. Buku simulasi N4 sangat menggiurkan namun harganya tidak menggiurkan. Bahkan ada buku baru tentang metode belajar kanji tanpa guru, WOW! Namun gue ingat, kecacatan gue adalah di grammar. Seharusnya membeli buku tentang grammar tentunya yang pas dikantong. Total beli buku hari ini tidak boleh lebih dari 50 ribu, pikir gue. Setelah lama memilih-milih buku. Mondar-mandir tempat novel – komik – buku bahasa Jepang, akhirnya gue memutuskan untuk membeli buku ini :

BeautyPlus_20160204193428_fast
Buku yang direkomendasikan oleh beberapa pihak. Katanya sih bagus, harganya juga sangat nyaman di kantong. Semoga buku ini bisa membuat gue ke jalan yang benar. Haghaghaghag~

Seperti yang gue bilang tadi, di TMBookstore harganya cukup “miring”. Bisa di liat :

rt

By the way, gue suka banget sama CN Blue terutama Kang Min Hyuk~

 sumber meme : Hasti san

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s