Yang Harus Kamu Siapkan Saat Ingin Belajar Kanji Tanpa Kursus

Kanji itu keren. Walaupun saya mahasiswa Pend. Matematika tapi saya tetap belajar Kanji (baca: curcol). Jadi, belajar Kanji itu tidak harus  mahasiswa atau siswa yang bergumul dengan Kanji secara formal (baca: di kampus, sekolah, tempat les).

Kesalahan yang suka dilakukan orang yang baru ingin belajar Kanji :

  1. Tidak mempelajari tata bahasa Jepang : sekali lagi ditegaskan, kanji merupakan “komponen” dari bahasa Jepang. Jadi kalau kalian belajar Kanji, ya harus belajar tata bahasanya juga, begitu juga sebaliknya (tentunya huruf kana dipelajari terlebih dahulu ya). Belajar Kanji tapi enggak belajar tata bahasa atau sebaliknya itu kaya makan tahu isi tanpa cabai.
  2. Berpikir jika kanji itu susah dan banyak : yap, benar sekali Kanji itu banyak tapi kanji itu keren. Coba kalian perhatikan goresan-goresan di dalam kanji dan bentuk setiap kanji. Di dalamnya penuh dengan keindahan, ketegasan, dan keharmonisan. Dan yang pasti karena banyak orang yang enggak suka dan menyerah untuk belajar Kanji, semakin keren orang-orang yang tetap belajar Kanji.

Dari dua kesalahan itu yang paling banyak orang lakukan adalah kesalahan nomor 2. Kenapa???  Karena mereka terlalu takut untuk menjadi keren.

Lalu apa yang harus disiapkan sama orang yang baru ingin belajar Kanji?

1.Tujuan Belajar Kanji

Tulis tujuan kamu belajar Kanji dan temple di dinding kamar, buku, lemari, meja belajar, pintu kamar mandi, dan paling penting jadiin wallpaper HP (baca: salah satu saja juga OK, sesuai selera saja). Kenapa harus seperti itu? Untuk mengingatkan kita agar rajin belajar Kanji.

2.Media yang Pas

  • Kamus

Kamus ini penting banget untuk pembelajar bahasa asing. Supaya bisa cari artinya.

  • Pensil Mekanik

Kenapa enggak pensil kayu biasa? Karena pensil mekanik lebih kecil jadi goresannya lebih terlihat. Dulu saya enggak terbiasa pakai pensil mekanik, karena saat belajar di Baka Danger (baca: klub belajar bahasa Jepang) diharuskan oleh sensei & senpai memakai pensil mekanik, akhirnya menjadi kebiasaan. Begitupa pula dengan Kanji.

  • Buku Kotak Besar / Kertas Bekas

Buku kotak besar, biasa digunakan untuk pembelajar huruf Jepang maupun Mandarin. Kalau enggak punya uang atau ingin nulis yang lebih besar lagi, bisa digunakan kertas bekas (baca: saya juga suka pakai kertas bekas). Buku kotak-kotak itu tujuannya untuk melatih kita menulis kanji dengan bentuk yang proporsional.

  • Buku Kanji

Ada banyak buku kanji yang pas. Pas di sini maksudnya, buku tersebut ada urutan penulisan kanjinya (baca : ini penting banget!).  Ada cara bacanya, dan lebih OK jika ada contoh kosa katanya. Seperti ini :

ini yak

Rekomendasi untuk kamu, yaitu Basic Kanji Book vol.1. Setahu saya harga aslinya 300ribu lebih. Karena saya punya teman anak sastra Jepang, dan di kampusnya di jual buku tersebut (baca: dicetak ulang sama kampus) dengan harga 40 ribu, jadi saya nitip ke dia. Tapi saya juga punya e-booknya, jika mau silahkan email ke saya. Bahasa pengantarnya, bahasa Inggris (baca: saya benci bahasa Inggris tapi demi Kanji). Selain buku itu, tentu ada lagi buku lain yang bisa kalian dapat di toko-toko buku.

Kenapa sih harus bentuk “buku” atau enggak “ebook”? Kenapa enggak aplikasi yang menyerupai game? Sebenarnya sih sah-sah saja kalian pilih yang mana tapi untuk yang benar-benar minat belajar kanji, apa salahnya jika membeli buku kanji yang “rare”?

3.Tutor

Lho? Belajar tanpa kursus juga harus pakai tutor? Iya, tutor di sini berbeda dengan makna tutor di tempat kursus maupun guru atau dosen. Saat belajar sesuatu secara otodidak pasti muncul bertanyaan-bertanyaan di kepala kalian, nah mereka (baca : tutor) adalah orang-orang yang akan menjawab pertanyaan kalian.

Dari mana kita bisa dapatkan tutor? Coba mindsetnya dirubah, belajar mengajar bisa tanpa tatap muka. Kamu punya banyak medsos yang bisa terhubung dengan tutor kamu. Cari orang yang mau bantu kamu untuk belajar Kanji secara cuma-cuma. Misal, kamu bingung urutan nulis kanji A itu dari atas ke bawah atau bawah ke atas, tanya ke tutor dumay kamu dan minta beliau untuk menjelaskannya dengan tulisan yang dia foto. Masih banyak kok orang yang baik hati dan tidak sombong. Enggak harus orang Jepang, enggak harus anak sastra Jepang atau bahasa Jepang, bahkan yang umurnya dibawah kamu juga enggak masalah yang penting mereka bersedia belajar bersama-sama dengan kamu.

4.Ikuti Seminar dan Workshop

Untuk kamu yang kanker (baca: kantong kering), ada kok seminar yang FREE. Buktinya saya pernah datang ke seminar Kanji yang free, dan dapat materi yang keren banget dari dosen yang juga oke banget. Kalian bisa ambil “isi” seminarnya di Strategi Menguasai Kanji.

Setelah nomor 1 dan 2  kamu siapin, pembelajaran Kanji sudah bisa dimulai sambil cari-cari tutor (baca: teman belajar) dan cari-cari info seminar tentang kanji. Ingat ya, belajarnya enggak bisa cuma seminggu sekali, harus setiap hari (baca: enggak full seharian). Supaya menjadi kebiasaan. Semangat dan bekerja keraslah!~

Iklan

One Reply to “Yang Harus Kamu Siapkan Saat Ingin Belajar Kanji Tanpa Kursus”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s