Ada apa dengan Tadoushi dan Jidoushi?

jita

Sering sekali saya salah membuat kalimat yang menggunakan kata kerja transitif atau tadoushi dan kata kerja intransitif atau jidoushi, karena perbedaan karakteristik antara bahasa Jepang dan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa ibu saya. Hal itu yang membuat saya mencari “bahan-bahan” mengenai tadoushi dan jidoushi.

 

Secara umum, tadoushi adalah kata kerja atau verba yang memerlukan objek penderita sedangkan jidoushi tidak. Dalam bahasa Indonesia membedakan verba tadoushi atau jidoushi dapat dilihat dari imbuhannya. Contoh :

  1. Caleb membaca buku. (Transitif)
  2. Nenek bernyanyi. (Intransitif)

 

Imbuhan me- pada kalimat pertama menunjukkan verba transitif karena membutuhkan objek penderita di belakang verba membaca. Di kalimat kedua terdapat imbuhan ber- pada verba dasar “nyanyi” sehingga tidak memerlukan objek penderitanya.

 

Lalu bagaimana dengan bahasa Jepang?  Verba tadoushi dan verba jidoushi dalam bahasa Jepang merupakan verba asli, bukan verba turunan maupun verba yang diberi imbuhan. Tadoushi dan jidoushi itu sebagian besar berpasangan, jadi sebuah kanji kata kerja memiliki 2 atau lebih kunyomi, dari kunyomi tersebut ada yang tadoushi dan ada yang jidoushi (di satu kanji/ kata kerja yang sama). Perhatikan tebel kosakata di bawah ini :

No.

Tadoushi Arti Jidoushi Arti

1.

見る(Miru) Melihat 見える(Mieru) Kelihatan/Terlihat
2. 聞く(Kiku) Mendengar 聞こえる(Kikoeru)

Terdengar

3. 立てる(Tateru) Mendirikan 立つ(Tatsu)

Berdiri

4.

出す(Dasu) Mengeluarkan 出る(Deru) Keluar
5. 入れる(Ireru) Memasukkan 入る(Hairu)

Masuk

 

Untuk membedakan verba mana yang tadoushi atau jidoushi bisa dilihat dari karakteristik verba tadoushi dan jidoushi berikut ini :

No.

Tadoushi

Arti

Jidoushi

Arti

1.

~eru

~aru

上げる(ageru)

menaikkan 上がる(agaru)

naik

閉める(shimeru) menutup 閉まる(shimaru)

tertutup

2.

~u

~aru

刺す(sasu ) menusuk/menancap 刺さる(sasaru)

tertusuk/ tertancap

挟む

(hasamu )

menjepit 挟まる(hasamaru)

terjepit

3.

~su

~reru

隠す(Kakusu)

menyembunyikan 隠れる(Kakureru) tersembunyi/bersembunyi
倒す(Taosu) menjatuhkan 倒れる(taoreru)

jatuh

4.

~ru

~reru

売る(uru )

menjual 売れる(ureru)

terjual

切る(kiru ) memotong 切れる(kireru)

terpotong

5.

~u

~areru

生む(Umu) melahirkan 生まれる(umareru)

lahir

6.

~su

~ru

返す(Kaesu)

memulangkan/ mengembalikan 返る(Kaeru) kembali/pulang
出す(Dasu) mengeluarkan

出る(Deru)

keluar

7.

~asu

~eru

遅らす(Okurasu)

melambatkan/menunda nunda 遅れる(Okureru) terlambat
消す(*kesu) memadamkan/menghilangkan/menghapus 消える(Kieru)

hilang/padam

8.

~asu

~u

動かす(Ugokasu)

menggerakan 動く(Ugoku) bergerak
泣かす(Nakasu) menangiskan/membuat jadi nangis 泣く(Naku)

menangis

9.

~osu

~iru

起こす(Okosu)

membangunkan, 起きる(Okiru) bangun
落とす(Otosu) menjatuhkan 落ちる(Ochiru)

jatuh

10.

~eru

~u

開ける(Akeru)

membuka 開く(Aku) terbuka
立てる(Tateru) mendirikan 立つ(Tatsu)

berdiri

11.

~u

~eru

焼く(Yaku)

memanggang 焼ける(Yakeru)

terpanggang

見る(Miru) melihat 見える(Mieru)

terlihat

 

Namun ada juga verba yang tadoushi dan jidoushinya sama, diantaranya :

Tadoushi

Jidoushi

吹く (fuku)

meniup 吹く (fuku)

bertiup

開く(hiraku) membuka 開く(hikaru)

terbuka

Contoh kalimat :

夢は夜開く (Impiannya terbuka) <–  Jidoushi

本を開く(membuka buku) <–  Tadoushi

 

Pada umumnya tadoushi memakai partikel o (を) sedangkan jidoushi memakai partikel ga (が), namun tidak selalu. Fungsi dan arti tadoushi adalah melakukan pekerjaan atau menciptakan. Contoh kalimat tadoushi:

  • ささもりさんは日本の漫画を読みます(Sasamori membaca komik Jepang)
  • ミくさんはケーキを食べます(Miku makan kue)

Sedangkan Jidoushi berfungsi dan berarti suatu gerak atau suatu tindakan yang tidak menyertakan pelaku dalam melakukan suatu perbuatan. Contoh kalimat jidoushi :

  • 水が流れます(Air mengalir)
  • 子供が泣きます(Anak-anak menangis)

 

Sekian jawaban dari pertanyaan yang saya ajukan ke diri saya sendiri mengenai tadoushi dan jidoushi. Semoga dengan “memuntahkannya” di blog pribadi ini, jawaban tersebut bisa nempel di kepala saya. Dan semoga bisa bermanfaat untuk yang membaca, bolehlah kita belajar bareng bahasa Jepang #kedipin mata.

 

 

Daftar Pustaka:

Santoso, Teguh. 2014. “Jidoushi dan Tadoushi”. Makalah. Bandung : Falkultas Ilmu Budaya Linguistik Bahasa Jepang, Universitas Padjajaran.

Kadir , Puspa Mirani. “Hasil Analisis Angket Pemahaman Verba Jita Berpasangan bagi Mahasiswa Sastra Jepang UNPAD”. Bandung : Universitas Padjajaran.

Kano, Chieko, dkk. 1991. “Basic Kanji Book Vol.2”. Hal: 144-145. Jepang.

http://dakeaja.blogspot.com/2012/01/daftar-verba-transitif-dan-intransitif.html

http://nihongo-benkyoushimasu.blogspot.com/2015/07/jidoushi-dan-tadoushi.html

Iklan

2 Replies to “Ada apa dengan Tadoushi dan Jidoushi?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s