Tips Belajar Kanji Otodidak ala Boneka Badut

Ni hao!

Siapa yang mau belajar Kanji?  Lho?  Ini tempat belajar Kanji tapi kok salamnya pakai bahasa Mandarin?

Lupakan pernyataan diatas. Noi mau kasih tips ke kalian gimana cara belajar Kanji terutama bagi yang bukan mahasiswa sastra Jepang maupun pendidikan bahasa Jepang.

Belajar kanji itu enggak bisa instan kaya kamu masak mie instan. Perlu proses dan perjuangan yang nyata bertahun-tahun. Fun is better than simple.

Kanji itu keren, menarik, dan indah. Keren dari mananya? Banyak orang yang enggak bisa dan enggak suka kanji, sehingga orang yang bisa kanji itu dianggap keren. Menarik? Tentu menarik, kalau enggak menarik kenapa bisa dianggap keren? Terus yang terakhir itu indah, ya indah. Setiap goresan kanji melambangkan keindahan yang mengagumkan sehingga menarik dan dianggap keren.

Mungkin terbersit di pikiran kalian kenapa Noi belajar kanji?  Noi ingin jadi master kanji walau Noi mahasiswa pendidikan Matematika. Coba diperhatikan, kamu belajar bahasa Jepang?  Kamu suka anime? Kamu bisa hiragana dan katakana?  Kamu membeli apapun yang berhubungan dengan Jepang?  Kamu bisa bicara bahasa Jepang sama orang Jepang?  Tapi kamu enggak bisa kanji? Sakitnya itu tepat di kokoro. Bagi kalian yang belajar bahasa Jepang tapi enggak belajar kanji, itu kaya makanan kurang garam, kurang “sedap” gitu.

Yuk capcuss ke tips-tips belajar kanji menurut Noi.

  1. Minat

Sebelum kamu mempelajari sesuatu, kamu harus suka dulu sama sesuatu itu. Kalau perlu kamu cintai kanji seperti kamu mencintai dirinya.

  1. Niat

Percuma kalau suka tapi enggak diperjuangin.. deshou

  1. Latihan setiap hari

Setiap hari? Iya setiap hari. Karena kita enggak tinggal di negara yang penuh dengan tulisan kanji, mau enggak mau kita harus latihan nulis maupun baca kanji. Tentunya dengan kanji yang berbeda tiap harinya.

  1. Tempel benda-benda sekitar dengan kanji

Point ke 4 ini untuk menunjang point ke 3. Dengan begitu visual kita juga digunain.

  1. Masuk lebih jauh

Masuk kemana?  Maksudnya dalami kanji lebih jauh. Bukan Cuma sekedar belajar urutan nulis kanji dan cara bacanya saja tapi juga harus dalami apapun yang berhubungan dengan kanji itu. Misal: bushu, rikuso, dan lainnya. Kalian bisa cek ke bakadangergakuen.wordpress.com

  1. Buat card

Card?  Apa iya kamu bawa-bawa buku kanji yang besar dan berat ke berbagai tempat? Solusi paling asik dan kreatif ya dengan mmebuat kartu kanji sendiri yang bisa dibawa kemana pun dan kapan pun. Ini punya saya :

IMG_20150601_223457

  1. Jangan puas dengan satu sumber

Hunting buku, ebook, maupun artikel yang ada di blog. Saran sih beli kamus kanji.

  1. Share

Share materi yang sudah kamu pelajari ke orang lain. Enggak harus mengajar ke orang lain, bisa kamu tulis di blog atau media sosial lainnya. Gunanya untuk reviem materi yang sudah kamu pelajari secara otodidak.

  1. Cari teman

Ini hal yang paling sulit. Mencari teman yang sama-sama belajar kanji. Saya bersedia kok (#PLAKK)

  1. Pertahankan

Paling penting khususnya buat pembelajar bahasa Jepang yang bukan mahasiswa sastra jepang atau pendidikan bahasa Jepang seperti saya. Sayang kalau kanji kalian terbuang sia-sia karena mindset kalian “gue kan bukan sasjep, buat apa gue lanjutin belajar kanji?”. Enggak ada yang sia-sia, masih ada ujian Nouryoku Shiken dan ujian lainnya yang berguna banget buat kita. Nunjang untuk karir maupun pendidikan kita. Dan enggak ada syarat harus mahasiswa sastra Jepang atau pendidikan bahasa Jepang untuk ikut ujian itu.

 Kamu masih minder?

Iya, kamu

Kamu yang belajar bahasa Jepang secara otodidak.

Kubur dalam-dalam keminderan itu. Sekarang zamannya e-learning, kamu bisa belajar apa saja dan dimana saja yang penting ada internet. Selain cuma belajar dan mempertahankan, kalian juga harus menguji diri dengan cara ikut lomba. Saya masih suka ikut lomba kanji tingkat umum walau enggak menang tapi jadi bahan latihan mental juga. So, ganbarimashou.

Iklan

One Reply to “Tips Belajar Kanji Otodidak ala Boneka Badut”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s